Pada kesempatan kali ini kita akan membahas terkait dengan Transpor Zat. terdapat 2 jenis transpor zat yaitu Transpor zat aktif dan Transpor zat pasif.
Transpor zat pasif :
Transpor zat pasif adalah perpindahan molekul ion yang tidak membutuhkan energi. transpor pasif meliputi Osmosis dan Difusi.
Osmosis adalah perpindahan molekul pelarut contohnya adalah air, dari larutan berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke konsentrasi yang tinggi (hipertonik) melalui membran semipermeabel.
Gambar diatas merupakan contoh dari osmosis. bisa kita lihat air melakukan perpindahan dari larutan berkonsentrasi rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi. Kita bisa juga menemukan osmosis dalam kehidupan sehari hari. salah satunya pada percobaan kentang pada larutan garam dan air biasa yang bisa kalian tonton melalui link berikut :
https://youtu.be/FPYFaTnl3m0?si=myBmNQJHYfy8TFnC
Ketika sel mengalami endosmosis (kondisi ketika larutan dalam sel tinggi) sel tersebut akan mengalami pembekakan (turgid) dan merobek membran plasma yang disebut sebagai lisis. jika sel berada di larutan hipertonik sel akan mengalami krenasi akibat dari air yang berada di dalam sel keluar.
Difusi, perpindahan molekul zat dari konsentrasi rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi. terdapat 2 difusi yaitu difusi sederhana dan difusi terbantu.
Difusi sederhana terjadi secara spontan. molekul akan langsung menyebar ke seluruh ruangan. contoh paling sederhana adalah ketika kita menuangkan sirup ke air. sirup tersebut akan secara langsung menyebar ke seluruh air.
Difusi terbantu adalah proses yang berlangsung dengan bantuan protein kanal atau protein pembawa. kedua protein tersebut terbentuk dari protein membran plasma.
Transpor aktif
transpor gerakan ion atau molekul melawan suatu gradien konsentrasi dan menggunakan energi berupa ATP untuk keluar dan masuk ke dalam sel. transpor aktif meliputi Pompa Natrium Kalium, endositosis, eksositosis.
Pompa Natrium Kalium merupakan pompa yang memompa kalium ke dalam sel dan membuang natrium ke luar sel, dengan konfigurasi 2 ion kalium masuk ke sel ditukar dengan 3 ion natrium keluar. sel harus mengeluarkan energi untuk mempertahankan jumlah kalium yang ada didalam.
Endositosis proses memasukan partikel atau cairan ke dalam sel melalui membran. lalu endositosis dibagi menjadi 3 jenis yaitu fagositosis, pinositosis, dan endositosis terbantu. fagositosis adalah proses di mana zat yang masuk berupa padatan, sedangkan pinsitosis adalah proses di mana zat yang masuk berupa cairan pekat, sedangkan endositosis terbantu merupakan proses yang dibantu oleh zat enzim.
Eksositosis adalah proses pembuangan zat keluar sel, untuk melakukan hal tersebut sel harus membungkus zat dengan vesikel yang dibentuk oleh badan golgi. setelah dibungkus ketika vesikel mengenai membran terluar maka zat tersebut akan terbuang dari dalam sel.
Komentar
Posting Komentar