Biologi #5 : Jaringan Tumbuhan

Pada pembahasan kali ini kita akan membahas terkait dengan macam - macam jaringan pada tumbuhan dan strukturnya, mulai dari jaringan meristem hingga jaringan dewasa. 

Oke Gas!! 🔥

Sebelumnya kita harus tau apa itu sebenarnya jaringan? jadi jaringan merupakan sekumpulan dari sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. berdasarkan tipe struktur dan fungsi sel, jaringan pada tumbuhan diklasifikasikan menjadi dua kelompok yaitu jaringan meristem dan jaringan dewasa.

Jaringan Meristem

Secara singkat jaringan meristem itu adalah jaringan yang masih muda, aktif membelah dan belum mengalami diferensiasi. Jaringan meristem dibagi lagi menjadi 3 berdasarkan letaknya seperti digambar atas yaitu apikal, interkalar, dan lateral. umumnya meristem apikal ditemukan pada ujung daun dan ujung akar. sedangkan jaringan meristem interkalar terletak pada pangkal daun dan terakhir meristem lateral biasanya terletak di sisi lateral batang.

Ciri - ciri sel penyusun jaringan meristem antara lain :

  1. Dinding sel tipis
  2. Nukleus lebih besar
  3. Tidak memiliki vakuola atau ada vakuola tapi lebih kecil
  4. Mengandung banyak sitoplasma
  5. Tidak memiliki ruang antarsel
Jaringan merisem juga dibagi berdasarkan asalnya yaitu meristem primer dan meristem sekunder. meristem primer berasal dari sel embrional, sedangkan sekuder berasal dari jaringan dewasa yang terhenti pertumbuhannya.

foto jaringan meristem zoom in
Jaringan Permanen (Dewasa)
Nah kalau jaringan dewasa ini kebalikan dari jaringan meristem, jadi jaringan ini terdiri dari sel-sel yang sudah berhenti membelah dan telah mengalami diferensiasi. berdasarkan fungsinya jaringan dewasa dapat dibedakan menjadi 4 jenis yaitu : jaringan epidermis, jaringan parenkim, jaringan penguat, dan jaringan pengangkut.

Jaringan Epidermis
Jaringan epidermis terletak di paling luar dan menutupi permukaan tubuh tumbuhan. umumnya jaringan epidermis terdiri atas satu lapis sel dan susunannya rapat sehingga tidak ada ruang antar sel.

bentuk jaringan epidermis dari samping
 
Setelah itu, jaringan epidermis memiliki 5 derivat seperti berikut :
Trikoma

Berbentuk seperti rambut umumnya ditemukan di bagian daun atau batang. umumnya trikoma berfungsi sebagai laju transpirasi dan ada beberapa trikoma yang bisa menghasilkan zat untuk pertahanan diri dari herbivora.

Rambut Akar

Rambut akar hampir mirip dengan trikoma tadi, hanya saja yang membedakannya adalah fungsinya serta letaknya. kalau trikoma tadi terletak di batang atau daun, sedangkan rambut akar hanya bisa ditemukan pada akar, kalau fungsinya adalah untuk membantu penyerapan air dan mineral.

Duri (Spina)
Merupakan modifikasi dari organ daun, dan dibagi menjadi 2 yaitu modifikasi secara utuh dan modifikasi secara sebagian. biasanya modifikasi ini berasal dari daun.

Sel Kipas
Merupakan modifikasi sel epidermis yang berbentuk kipas, hanya bisa ditemukan pada tumbuhan monokotil dan berperan dalam melindungi tumbuhan dari kekeringan. ketika sel kipas terisi dengan air daunnya akan terbuka, sedangkan airnya terkeluar maka sel kipas akan mengerucut dan tergulung.

Stomata
Merupakan modifikasi dari epidermis yang memiliki bentuk seperti mulut dengan adanya celah atau lubang. stomata berfungsi untuk pertukaran zat gas oksigen dan karbondioksida, serta sebagai penguapan air. bisa ditemukan di permukaan daun dan di batang daun muda yang masih hijau.

Jaringan Parenkim
Jaringan parenkim bisa disebut sebagai jaringan dasar. jaringan parenkim bisa ditemukan pada daun, batang, dan akar. jaringan parenkim memiliki ciri ciri sebagai berikut :
  1. Sel penyusunnya renggang sehingga ruangan sehingga punya banyak ruangan antarsel
  2. Dinding sel tipis sehingga mempunyai vakuola lebih besar untuk mencadangkan makanan
  3. Sel nya berbentuk polihederal
Jaringan parenkim dibagi lagi menjadi 5 yaitu 
  • 1. Parenkim asimilasi : bertugas untuk memproduksi zat-zat makanan melalui proses fotosintesis karena mengandung klorofil contohnya parenkim palisade, parenkim spons.

  • 2. Parenkim pengangkut : parenkim yang terdapat di sekitar jaringan pengangkut (floem dan xylem). sel -selnya berbentuk memanjang sesuai arah pengangkutnya
  • 3. Parenkim Penimpun : berfungsi untuk menyimpan makanan cadangan berupa gula, tepung, lemak, protein. 
  • 4. Parenkim Air : merupakan jaringan parenkim yang berfingsi menyimpan air, umumnya terdapat pada daerah yang kering .
  • 5. Parenkim Aerenkim : Berfungsi untuk menyimpan udara. bisa dijumpai pada tanaman anggrek, batang, teratai, batang talas, dan batang genjer.
Jaringan Penguat
Jaringan penguat pada tumbuhan digunakan untuk memperkukuh tubuh tumbuhan dan dibedakan menjadi 2 yaitu : Jaringan kolenkim & Jaringan Sklerenkim.

Jaringan Kolenkim memiliki ciri-ciri berikut : 
  1. Tersusun atas sel-sel hidup, dijumpai di bawah epidermis batang, tangkai daun, tangkai bunga, ibu tulang daun, dll
  2. Dinding selnya tidak mengandung lignin, tetapi mengandung selulosa, pektin hemiselulos, sebagai penguat organ daun
  3. Merupakan penguat organ tumbuhan yang masih aktif mengadakan pertumbuhan.
Jaringan Sklerenkim
Jaringan sklerenkum memiliki ciri ciri berikut :
  1. Terdiri atas sel sel mati dengan dinding sel tebal
  2. Hanya terdapat pada organ tumbuhan yang tidak bertumbuh/berkembang
  3. Merupakan jaringan penguat denga dinding sekunder yang tebal dan terdiri atas lignin
  4. Terdiri atas serabut sklerenkim (serat skelrenki) dan sklereid (sel batu)

Jaringan Pengangkut
Berdasarkan bentuk dan sifatnya jaringan pengangkut dibedakan menjadi 2 yaitu Xylem dan Floem :
1. Jaringan Xylem : berfungsi untuk mengangkut air dan unsur hara dari akar ke daun, xilem terdiri dair unsur trakeal (Trakea dan trakeid)


2. Jaringan Floem : berfungsi mengangkut dan mengedarkan zat - zat makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.





Komentar